Minggu, 27 Februari 2011

Kisah Kucing dalam Dunia Islam

Kucing, jenis mammalian yang memiliki nama latin felix silvestris catus  ini telah menjadi sahabat manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Tingkah laku nya yang manja dan menggemaskan telah mendapat tempat dihati banyak orang.

Mitos disekitar keberadaan Kucing
Banyak mitos yang bertebaran disetiap kehidupan kucing mulai dari memiliki 9 nyawa hingga sebagai jelmaan dewa. Seperti yan terjadi pada masa dinasti Fir’aun 3000 tahun yang lalu, kucing amat dipuja karena dianggap sebagai titisan dewa. Lain di Mesir lain pula di Eropa, di dataran ini kucing dianggap sebagai sihir setan atau pembawa bencana. Tak pelak lagi, pada masa abad kegelapan terjadi pemusnahan besar-besaran terhadap hewan lucu ini, hingga menyebar ke Afrika Utara. Padahal, wabah yang oleh masyarakat saat itu dianggap sebagai kutukan adalah jenis penyakit pes yang diakibatkan oleh meledaknya populasi tikus dan penurunan populasi kucing sebagai predator.

Cerita Nabi Muhammad SAW dan Kucingnya.
Didalam perkembangan peradaban islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan islam.

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama "Mueeza". Suatu saat, dikala nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong Mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar azan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Tak hanya nabi, istri nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar Ash Shiddiq pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.

Penghormatan para tokoh islam terhadap kucing pasca wafatnya Nabi SAW.
Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo, pada masa dinasti mamluk, baybars al zahir, seorang sultan yang juga pahlawan garis depan dalam perang salib sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan didalamnya. Tradisi ini telah menjadi adat istiadat di berbagai kota-kota besar negara islam. Hingga saat ini, mulai dari damaskus, istanbul hingga kairo, masih bisa kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat.

Pengaruh Kucing dalam Seni Islam.
Pada abad 13, sebagai manifestasi penghargaan masyarakat islam, rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang. Bahkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya.

Kucing yang memberi inspirasi bagi para sufi.
Seorang Sufi ternama bernama ibnu bashad yang hidup pada abad ke sepuluh bercerita, suatu saat ia dan sahabat-sahabatnya sedang duduk santai melepas lelah di atas atap masjid kota kairo sambil menikmati makan malam. Ketika seekor kucing melewatinya, Ibnu Bashad memberi sepotong daging kepada kucing itu, namun tak lama kemudian kucing itu balik lagi, setelah memberinya potongan yang ke dua, diam-diam Ibnu Bashad mengikuti kearah kucing itu pergi, hingga akhirnya ia sampai disebuah atap rumah kumuh, dan didapatinya si kucing tadi sedang menyodorkan sepotong daging yang diberikan Ibnu Bashad kepada kucing lain yang buta kedua matanya. Peristiwa ini sangat menyentuh hatinya hingga ia menjadi seorang sufi sampai ajal menjemputnya pada tahun 1067.

Ada juga cerita tentang seorang sufi di Iraq yang bernama Shibli, ia bermimpi dosa-dosanya diampuni setelah menyelamatkan nyawa seekor anak kucing dari bahaya.

Selain itu, kaum sufi juga percaya, bahwa dengkuran nafas kucing memiliki irama yang sama dengan dzikir kalimah Allah.

Cerita yang dijadikan sebagai sauri tauladan
Salah satu cerita yang cukup mahsyur yaitu tentang seekor kucing peliharaan yang dipercaya oleh seorang pria, untuk menjaga anaknya yang masih bayi dikala ia pergi selama beberapa saat. Bagaikan prajurit yang mengawal tuannya, kucing itu tak hentinya berjaga di sekitar sang bayi. Tak lama kemudian melintaslah ular berbisa yang sangat berbahaya di dekat si bayi mungil tersebut. Kucing itu dengan sigapnya menyerang ular itu hingga mati dengan darah yang berceceran.

Sorenya ketika si pria pulang, ia kaget melihat begitu banyak darah di kasur bayinya. Prasangkanya berbisik, si kucing telah membunuh anak kesayangannya! Tak ayal lagi, ia mengambil pisau dan memenggal leher kucing yang tak berdosa itu.

Tak lama kemudian, ia kaget begitu melihat anaknya terbangun, dengan bangkai ular yang telah tercabik di belakang punggung anaknya. melihat itu, si pria menangis dan menyesali perbuatannya setelah menyadari bahwa ia telah mebunuh kucing peliharaannya yang telah bertaruh nyawa menjaga keselamatan anaknya. Kisah ini menjadi refleksi bagi masyarakat islam di timur tengah untuk tidak berburuk sangka kepada siapapun.

Adakah manfaat kucing bagi dunia ilmu pengetahuan?
Salah satu kitab terkenal yang ditulis oleh cendikia muslim tempo dulu adalah kitab hayat al hayaawan yang telah menjadi inspirasi bagi perkembangan dunia zoologi saat ini. Salah satu isinya mengenai ilmu medis, banyak para dokter muslim tempo dulu yang menjadikan kucing sebagai terapi medis untuk penyembuhan tulang, melalui dengkuran suaranya yang setara dengan gelombang sebesar 50 hertz. Dengkuran tersebut menjadi frekuensi optimal dalam menstimulasi pemulihan tulang.

Tak hanya ilmu pengetahuan, bangsa barat juga banyak membawa berbagai jenis kucing dari timur tengah, hingga akhirnya kepunahan kucing akibat mitos alat sihir di barat dapat terselamatkan.

Sumber : (http://ae89crypt5.wordpress.com/2009/11/09/al-hikmah-kisah-kucing-dalam-dunia-islam/)
Sumber : http://miauideologis.multiply.com/journal/item/199/Al_Hikmah_Kisah_Kucing_dalam_Dunia_Islam


It’s all about Cat…

Gak tau kenapa aku cinta bangeed sama binatang satu ini…. dari kecil aku dah di sodorin untuk miara kucing di rumah..entah sudah berapa puluh kucing yang pernah singgah di pelukan ini..hehe….. datang dan pergi silih berganti…. datang nya ada yang di kasih tetangga…ada yang nemu di jalan…ada juga yang dateng sendiri..tau2 nongol di rumah… beruntung aku punya nyokap yang juga sayang sama kucing…. jadilah kita team yang solid dalam memelihara kucing….hehehe…..

Mau sedikit berbagi pengetahuan tentang kucing yang aku ambil dari berbagai sumber niy..mungkin udah tau yah klo kucing itu jenis binatang pemakan daging atau karnivora ini punya nama latin cukup keren”Felis Silvetris catus”… denger nama nya jadi inget sama kucing usil bernama silverster itu lho…hehe..

Menurut hasil penelitian dari kerangka kucing yang di temuin di Pulau Siprus, orang mesir udah menggunakan “jasa” kucing untuk ngusir tikus sejak 3500 thn sebelum masehi… wah… permusuhan antara kucing dan tikus ini ternyata berlanjut secara turun temurun yah… ckckckckck..*geleng2 kepala

Dari berbagai macam jenis kucing yang ada, yang terkenal sebagai salah satu predator terhebat adalah justru kucing rumahan..lhooo ? ternyata kucing rumahan bisa memakan beberapa jenis spesies dalam waktu yang bersamaan.. waaahhh…. karena bentuk nya yang kecil..maka kucing ini tidak begitu berbahaya  buat manusia.. paling cakaran dan gigitan nya aja yang perlu di waspadai karena di hawatirkan akan menularkan rabies pada kucing yang sudah terjangkit… maka nya.. suntikan kucing kamu ke dokter hewan terdekat yah…biar terhindar dari rabies dan berbagai penyakit lain nya…

Kucing akan mencapai kematangan sexual nya pada umur 10 – 15 bulan, Masa kehamilan kucing berkisar antara 63 hari, dan anak kucing yang baru di lahirkan baru bisa melihat dan mendengar pada usia ke 8-10 hari nya, kucing dapat mengandung 4 janin sekaligus karena rahim nya memiliki bentuk khusus dan terbagi menjadi 4 bagian yang berbeda.. 
Subhanallah


Kucing dapat hidup anatara 15-20 tahun, dan kucing tertua yang pernah ada hidup sampai dengan usia 36 tahun, ini biasa nya terjadi pada kucing rumahan yang lebih kecil terkena resiko berkelahi atau kecelakaan, mereka termasuk hewan bersih yang merawat diri nya dengan menjilati bulu2 dengan menggunakan air liur atau saliva yang merupakan agen pembersih yang kuat yang dalam beberapa kasus dapat menimbulkan alergi pada manusia, mereka tidur lebih lama dari hewan lain nya untuk menyimpan energi, bisa sampai 20 jam sehari lho jam tidur mereka…. :p

Macam2 jenis kucing :


Dalam syariat Islam, muslim tidak di perbolehkan menyakiti bahkan membunuh dan memakan kucing, hal ini bersasarkan hadist shahih yang di riwayatkan oleh Imam Muslim sebagai berikut :

Kisah dari Abdullah bin Umar, bahwa Muhammad bersabda,
“Seorang wanita disiksa karena mengurung seekor kucing sampai mati. Kemudian wanita itu masuk neraka karenanya, yaitu karena ketika mengurungnya ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum sebagaimana ia tidak juga melepasnya mencari makan dari serangga-serangga tanah.”  (Hadits shahih diriwayatkan oleh Imam Muslim).

Di negara2 tertentu kucing di jadikan sebagai symbol keramat karena di percaya sebagai binatang titisan dewa…. dan memelihara kucing di percaya sebagai membawa rejeki …. waah, kalo yang ini siy kembali pada kepercayaan masing2 aja yaaak…..

well guys…. Semoga bermanfaat….

Sumber : https://f4tim3.wordpress.com/2010/07/28/


MANFAAT MEMELIHARA KUCING

Bagi umat Islam, kegemaran terhadap kucing bukan hal baru. Di zaman Nabi Muhammad saw juga ada sahabat yang menyayangi kucing. Begitu sayangnya ia terhadap kucing, sampai-sampai Rasulullah menjulukinya dengan Abu Hurairah (‘Bapak’nya Kucing). Abu Hurairah ini kita kenal sebagai pencatat sunah-sunah Nabi.

Saat ini di belahan dunia lain, di Amerika Serikat 33 persen rumah tangga memelihara kucing. Di banding rumah tangga pemelihara anjing, pemelihara kucing diketahui 16 juta lebih banyak.

Harian USA TODAY melaporkan berbagai manfaat memelihara kucing, sebagai respon setelah para penggemar kucing “cemburu” dengan laporan tentang berbagai manfaat memelihara anjing.

Semua orang tahu bahwa yang namanya anak kucing itu “menggemaskan”, tulis USA TODAY. Kucing juga dapat tumbuh menjadi pengusir tikus yang baik dan sangat menghibur saat dilihat. Kucing juga mandiri dan tak membutuhkan perawatan serepot anjing.

Nah, kelebihan yang tak banyak orang tahu, ternyata kucing juga dapat menjadi hewan yang merawat tuan, bahkan keluarga tuannya. Kucing juga meningkatkan kesehatan tuannya dan mengajari anak-anak mereka untuk menjadi lebih baik dan memiliki jiwa yang lembut.

Contohnya ada pada Theodora Wesselman, nenek berusia 94 tahun dan telah tinggal selama dua tahun terakhir di panti jompo Tigerplace, Columbia, bersama Cleo, kucing peliharaannya.

Persahabatan abadi mereka merupakan contoh klasik bahwa manusia dan binatang bisa menjadi keluarga dan saling menjaga.

Wesselman masih bersilaturahim dengan penghuni lain dan anak-anaknya sering mampir. Tapi, “Cleo adalah teman terdekat,” kata nenek itu tentang kucingnya yang sudah menemani selama 21 tahun.

Mereka memulai dan mengakhiri hari bersama-sama. “Ia tidur di bantal di sisi saya,” ujar Wesselman.”Di pagi hari, ia menyorongkan diri ke pipiku untuk membangunkanku. Manis sekali. Saya akan bilang menyayanginya, kemudian membawa dia ke dapur untuk menyiapkan makanannya.”

Cleo dan Wesselman “hidup satu demi lainnya. Saya pikir mereka saling merawat,” tutur Mary Kay Swanson, seorang pekerja di panti jompo Tigerplace.

Penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan untuk peduli terhadap binatang peliharaan dapat memperbaiki moral dan membantu orang makin peduli pada dirinya. Hal itu dikemukakan Rebecca Johnson, direktur dari pusat penelitian interaksi manusia dan hewan Universitas Missouri.

Apakah peliharaan tertentu lebih baik dari lainnya? Anjing bisa merayu tuannya untuk jogging jika mulutnya membawa tali untuk leher ke dekat Anda.

“Tetapi, bunyi kucing mendengkur ternyata dapat menurunkan tekanan darah dan cukup mengusir stres dari otak,” ungkap penelitian lembaga tersebut.

Kucing juga penuntut dan menggunakan iba, dan ini sebenarnya kelebihan mereka sebagai peliharaan. “Anjing peliharaan kalau dipukul kepalanya, dia akan tetap suka majikannya. Kucing tidak. Anak-anak yang memelihara kucing harus belajar bersikap lembut kalau tak mau ditinggalkan oleh kucing peliharaan.”

Sebagian orang tua sengaja mendatangkan hewan peliharaan untuk membantu menanamkan nilai-nilai semasa pertumbuhan anak-anak sehingga peliharaan itu menjadi bagian yang menyatu dari keluarga.

Kalau sudah begitu, binatang peliharaan seolah tak ada bedanya dengan anggota keluarga. Contohnya terjadi pada Jud dan Katherine Smith, warga Cumberland, Maine.

Ketika satu dari kucing-kucing Bengal mereka kabur dari jendela, pasangan itu bersama kedua putrinya sangat resah. Sampai-sampai mereka memasang iklan satu halaman penuh selama tiga hari di surat kabar The Portland Press Herald lengkap dengan nomor telepon dan foto Kaden (si kucing). Tersedia imbalan 500 dolar bagi yang menemukan kucing itu.
Tiga pekan berlalu, Kaden ditemukan 7 mil dari rumah. Ia cukup lemas dan lelah, tetapi akhirnya “kucing itu kembali ke keluarganya,” tutur Jud.

Sementara itu di rumah jompo Tigerplace, kesehatan Cleo mengkhawatirkan si perawat, Swanson. Dokter hewan mengatakan, kucing itu mengidap diabetes dan harus menggunakan insulin.

Swanson berbincang dengan si empunya kucing, Wesselman, mengenai usul untuk menyudahi hidup si kucing.
“Cleo ada di dekat kami selama perbincangan. Wesselman tampak bingung. Dia bilang Cleo mendengar pembicaraan kita,” ujar Swanson.

Esok harinya Wesselman memutuskan untuk mengabaikan usul itu. “Saya tak pernah melihat Theodora begitu senang dan bersyukur. Cleo baik-baik saja. Ia berhenti menggunakan insulin, dan kami memantau darahnya tiap pekan,” kata Swanson. Dan setiap pagi, Cleo menyorongkan diri ke pipi tuannya dan saat malam tidur di sisi Wesselman. [hidayatullah.com]

Sumber : http://wwwlastmanstanding.blogspot.com/2010/11/manfaat-memelihara-kucing.html


Rasulullah Penyayang Kucing & Fakta Ilmiah dibaliknya

Nabi Muhammad SAW memiliki kucing peliharaan bernama Mueeza. Setiap Nabi menerima tamu di rumah, nabi SELALU ngegendong Mueeza dan ditaruh di pahanya. Salah satu sifat Mueeza yang paling Nabi sukai: Mueeza selalu mengeong ketika mendengar adzan, seolah-olah ngeongnya seperti mengikuti lantunan suara adzan. Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Pernah suatu kali Nabi hendak mengambil jubahnya, ternyata Muezza sedang tidur di atasnya.. Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri mueeza dari jubahnya supaya tidak membangunkan Muezza. Ketika Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu. Nabi menekankan bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda,
"Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan)," [HR At-Tirmidzi, An-Nasa'i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah].

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, "Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana." Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu. Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, "Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis." Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa pada buburnya. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, 'Aisyah ra. lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda,
"Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling." Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing, [HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni].
Hadis ini diriwayatkari Malik, Ahmad, dan imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya suci.

FAKTA ILMIAH
  • Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba.Liurnya bersih dan membersihkan.
  • Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
  • Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
  • Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa'id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bernama lysozyme.
  • Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll).
  • Kucing sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tdk banyak berjemur dan tidak dekat2 dgn air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing. 
  • Hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.
  • Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
  • Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan. Selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.

Sumber : http://mimiracle.blogspot.com/2010/08/rasulullah-penyayang-kucing-fakta.html


Alasan Mengapa Nabi Sangat Sayang dengan Kucing : Keajaiban Hewan Bernama Kucing


Anda sekalian pasti sering denger kalau Nabi suka banget sama kucing, tapi emang Nabi sangat sayang semua binatang dan mereka semua diperlakukan baik oleh Nabi.

Kucing lucu...
Banyak kisah-kisah tentang kucing (karena kucing memang binatang yang banyak berkeliaran disekitar manusia). Bahkan Nabi juga memiliki kucing peliharaan. Setiap Nabi menerima tamu di rumah, Nabi SELALU ngegendong mueeza (nama kucingnya) dan diletakkan dipahanya. Nabi bahkan berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyanyangi keluarga sendiri.


Salah satu sifat Mueeza yang paling Nabi demen:
Mueeza selalu mengeong ketika mendengar azan, seolah-olah ngeongnya ky ngikutin lantunan suara adzan
Terus, pernah juga saat Nabi mau mengambil jubahnya, eh.. ada Muezza lagi bobo diatasnya.. Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya, tujuannya supaya gak ngebangunin Muezza.

Pas Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu.

Nabi menekankan di beberapa hadisnya bahwa kucing itu tidaklah najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Lantas kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Fakta-fakta ilmiah keistimewaan pada KUCING
Fakta pertama: Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar dapat membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.


Fakta kedua: Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan.

Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:
  1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
  2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
  4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
  5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Fakta ketiga: Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.

Bahkan di zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan, selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress

Komentar Para Dokter yang Bergelut dalam Bidang Kuman
Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.

Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, selanjutnya manusia 1/4 anjing, sedangkan kucing 1/2 manusia. Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.

Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll). Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.


Sisa makanan kucing hukumnya suci

Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu.

Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.
Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?
Ia menjawab, “Ya.

Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda,
Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),”. (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah.

Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.
Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.

Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab,
Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya.

Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda,
Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing. (HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni)

Hadis ini diriwayatkari Malik, Ahmad, dan Imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya suci.

Lihat begitu luar biasanya kucing itu, bahkan sampe jadi hewan peliharaan kesayangan Nabi. Namun sayangnya banyak sekali dari kita yang berpandangan negatif seputar binatang ini, ada yang mengatakan kucing dapat menyebabkan asma karena bulu-bulunya, ada juga yang bilang kucing terinfeksi toxoplasma.

Padahal kalau teliti lebih lanjut, toxoplasma itu adalah sejenis bakteri yang dapat hidup dibinatang apa saja. Catatan dalam penelitian ilmiah para peneliti, Anjing dan Babi adalah rekor terbanyak hewan yang mengandung penyakit ini. Tapi kenapa, justru kucinglah yang dijadikan kambing hitamnya?


Toxoplasma berasal dari infeksi parasit Toxoplasma Gondii.

Adapun penularannya pada manusia melalui empat cara yaitu:
  1. Secara tidak sengaja memakan makanan yang tercemari parasit ini. Misalnya kita makan sayuran yang tidak dicuci bersih dan ternyata parasit toxo telah mencemarinya.
  2. Memakan daging sapi, kambing, babi, ayam, babi atau anjing yang mengandung parasit toxo yang tidak dimasak dengan sempurna (matang).
  3. Infeksi melalui placenta bayi dalam kandungan.
  4. Seorang ibu hamil yang terinfeksi toxoplasma bisa menularkan parasit ini pada janin yang dikandungnya, penularan ini disebut penularan secara congenital.
  5. Melalui transfusi darah, transplantasi organ dari seorang donor yang kebetulan menderita toxoplasmosis.
Toxoplasma bisa menyerang perempuan maupun laki-laki. Sesungguhnya tak hanya kucing yang bisa terinfeksi parasit Toxoplasma, karena semua hewan berdarah panas (unggas dan mamalia) sebenarnya juga bisa terinfeksi sebagai induk semang perantaranya (Intermediate host).

Parasit dari intermediate host dapat menular hanya jika kita MENGKONSUMSINYA. Bedanya dengan kucing, Toxoplasma menyelesaikan keseluruhan siklus hidupnya di usus halus kucing, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan feces atau kotorannya.

Mungkin karena alasan inilah maka kucing menjadi tersangka utama toxoplasma bagi sebagian kita. Sementara sapi, kambing, ayam, anjing dan hewan lainnya tidak, meski sama-sama punya “bibit” Toxoplasma di tubuhnya.


Tips untuk Menghindari Toxoplasma:
  1. Sediakan pasir atau tempat kotoran untuk kucing dan sebaiknya dibersihkan setiap hari. Nah kita juga harus rajin bersih-bersih, lagian kucing kalau mau pup dipasir SELALU dikubur, karena kucing itu sendiri adalah hewan yang pemalu. Malah sebenarnya kalau gak ada pasir atau tanah, kucing akan menahan pup sekuat tenaga, kalau bener-bener udah gak tahan, terpaksanya pup di pojokan. Makanya sediakanlah lahan pasir buat kucing
  2. Cegahlah kucing agar tidak berburu tikus, burung, lalat dan kecoa (kasih makan makanan yang bersih, matang dan layak).
  3. Jangan memberi makan hewan peliharaan dengan daging, jeroan, tulang dan susu mentah, sebelum di masaklah terlebih dahulu.
  4. Setelah mencuci daging mentah sebaiknya cuci tangan dengan sabun agar tak ada parasit yang tertinggal di tangan.
  5. Cucilah tangan dengan sabun setiap kali hendak makan.
  6. Hindari memakan daging mentah atau setengah matang. Makanlah daging yang benar-benar telah dimasak sampai matang.
  7. Cuci bersih sayur-mayur dan buah-buahan yang hendak dikonsumsi mentah sebelum dimakan (dilalap).
  8. Untuk ibu-ibu hamil, sebaiknya tidak membersihkan tempat kotoran kucing ataupun mencuci daging ataupun jeroan selama masa kehamilan. Mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakannya.
  9. Untuk ibu-ibu yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Toxoplasma.
  10. Jika anda memelihara kucing, latihlah dari kecil kucing tersebut dengan membiasakan buang kotoran pada tempatnya.

Sedangkan khusus untuk ASMA, orang biasa mengait-ngaitkannya akibat dengan bulu-bulu kucing. Padahal belum tentu demikian.

Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan, penyempitan ini bersifat sementara. Penyakit ini salah satunya dikarenakan kelainan di paru atau di jantung yang bersifat keturunan (biasanya sejak kecil gejalanya sudah mulai tampak).

Khusus asma yang disebabkan kelainan di paru-paru saja, ada yang bersifat intrinsik (dalam tubuh sendiri), dan ekstrinsik baik psikosomatitik (dipacu beban psikis tertentu) maupun non-psikosomatitik – biasanya mirip penderita alergi (tak tahan atau salah tanggapan sistem imun). Dari analisa kemungkinan jenis dan penyebab sesak, tentulah yang bersifat ekstrinsik yang dapat sembuh dengan menghindari atau menetralisir pencetus timbulnya serangan asma.

Jadi orang yang kambuh asmanya itu bukan hanya karena bulu kucing, tetapi bisa juga karena debu, sesak dalam keramaian, stress, asap, serbuk bunga, udara dingin, olahraga, dll. Sebenarnya bulu kucing hanyalah menjadi PEMICU, sama seperti faktor-faktor yang lain.

Sumber : http://artikel69.blogspot.com/2010/06/alasan-mengapa-nabi-sangat-sayang.html


Kucing dan Islam..


Islam itu syumul (lengkap), hinggakan panduan untuk berinteraksi dengan haiwan pun ada! Ya, sungguhpun tidak dinyatakan dengan jelas di dalam alQuran, tetapi banyak sangat peristiwa-peristiwa di zaman Rasulullah S.A.W mengenai haiwan, yang menjadi panduan kepada kita. Bukankah baginda itu sebaik-baik role model? Menyayangi haiwan, adalah sunnah Rasulullah. Islam sangat-sangat mengajar umatnya untuk mengasihani haiwan, terutamanya yang jinak seperti kucing. Namun, janganlah terlalu menyayangi haiwan sehingga mengatasi kasih sayang sesama manusia pula!

Kalau kita tengok, negara-negara maju seperti di kawasan Eropah mahupun di sebelah timur (Korea dan Jepun), keprihatinan terhadap haiwan amat dititikberatkan. Pusat-pusat pemeliharaan (adoption center), persatuan-persatuan membela nasib haiwan dan sebagainya ditubuhkan, dalam usaha memanifestasikan kasih sayang terhadap haiwan.Barat mendakwa, seorang individu bernama Richard Martin adalah orang pertama di dunia yang membela haiwan, ketika dia menubuhkan Persatuan Anti-Kezaliman Haiwan pada tahun 1824. Tetapi mereka tidak tahu, jauh lebih lama dari itu, hampir 1500 tahun dahulu, Rasulullah telah terlebih dahulu mensyariatkan umat Islam untuk berlaku baik terhadap haiwan! Nak tahu kisahnya?

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, sesungguhnya Rasulullah pernah besabda:
“Seorang pelacur dari Bani Israel diampun dosanya oleh Allah dan dimasuknya ke syurga kerana ia bersimpati dengan seekor anjing yang kehausan air, lalu ia turun ke dalam telaga dan mengangkut air dengan kasutnya untuk diberi minum kepada anjing itu.”

Subhanallah!... Alangkah mulianya berbakti kepada haiwan, sehinggakan dosa yang begitu berat pun boleh diampunkan! Banyak aspek kita boleh lihat pada hadis ini. Pertamanya, wanita tersebut adalah pelaku dosa besar, Yaitu berzina (pelacuran).

Namun, bukan itu yang diambilkira, sebaliknya keikhlasan wanita tersebut. Wanita tersebut bersimpati dengan seekor anjing! Walaupun anjing merupakan binatang najis mughallazah, tetapi ia tidak bermaksud kita perlu memandang jijik terhadap binatang tersebut. Wanita tersebut tetap sudi membantu anjing tersebut! Itu keikhlasan yang pertama. Yang keduanya, “ia turun ke dalam telaga dan mengangkut air dengan kasutnya”! Ini menunjukkan, betapa nekad wanita tersebut untuk membantu si anjing yang kehausan. Jelaslah keikhlasan dan ikhtiar yang dilakukan wanita ini, yang datang dari hati yang suci, itulah yang menjadi sebab kepada pengampunan dosa beliau.

Dalam sebuah hadis yang lain pula, diriwayatkan oleh Ibnu Umar, Rasulullah pernah bersabda yang bermaksud:
“Seorang wanita masuk Neraka kerana seekor kucing yang diikatnya. Dia tidak memberinya makan dan tidak membiarkannya makan serangga bumi.”

Satu lagi kisah mengenai haiwan, iaitu kucing. Seorang wanita yang menzalimi kucing. Dia mengikat kucing tersebut, malah tidak memberi makan, dan tak bagi pula kucing tersebut cari makanan. Ini menunjukkan betapa keji dan kerasnya hati wanita ini. Dan neraka jualah tempat akhirnya.

Sampingan: Kalau kita tengok kedua-dua hadis ini, kedua-duanya menunjukkan subjek yang sama, iaitu perempuan. Ini menunjukkan yang wanita mempunyai emosi terhadap haiwan, sama ada menyayangi, mahupun membenci. Kerana sayang dan benci itu berasal dari emosi. Kalau lelaki, mungkin hati kering sedikit. Tapi dengan wanita, emosi boleh menjadi kunci untuk ke syurga, mahupun ke neraka! Justeru, jadilah wanita yang pandai mengawal emosi!

Maka kita boleh lihat sendiri, betapa besarnya kelebihan menyayangi haiwan! Rasulullah tidak menyuruh kita bela haiwan tersebut smpai gemuk beranak pinak dan sebagainya, tetapi cukuplah sekadar mengasihani dan tidak menzalimi mereka.

FAKTA MENARIK MENGENAI KUCING
Tahukah anda bahwa semua jenis kucing yang ada berasal dari satu nenek moyang meskipun sekarang jenisnya jadi bermacam-macam dan yang paling terkenal adalah jenis kucing anggora dan kucing persia.


Kucing memiliki sekitar 30 gigi dalam mulutnya. Kucing tidur paling lama diantara binatang lainnya, sekitar 16 jam. Kucing dengan bulu putih dan mata biru biasanya terlahir tuli, walaupun begitu indera lain mereka berkembang sebagai gantinya.

Dalam kerajaan binatang, IQ kucing hanya dapat dilewati oleh monyet dan simpanse ternyata kucing anggora atau kucing persia yang lucu sangat pandai ya?

Kucing lebih mungkin selamat jika terjatuh dari lantai 20 daripada lantai 7. Alasannya karena kucing membutuhkan waktu setara dengan 8 tingkat untuk menyadari apa yang terjadi, tenang dan membetulkan posisinya.

Sama dengan frekuensi mesin diesel yang tidak sedang bekerja, kucing bergumam 26 putaran/detik Kumis pada kucing sangat sensitif dan dapat merasakan perubahan tekanan udara bahkan yang kecil sekalipun. Kemampuan ini membuat kucing dapat menggunakannya sebagai penuntun alternatif untuk bergerak dalam kegelapan ketika ia tidak dapat melihat.

Walaupun kucing memiliki 5 jari di kaki depan, mereka hanya mempunyai 4jari pada kaki belakang. Namun pada beberapa kucing dapat terlahir dengan jari banyak sampai 7 bahkan dengan tulang tambahan. Pada saat kucing berumur 6 bulan, itu setara dengan 10 tahun usia manusia.

Jika anda butuh sinar UV untuk melihat, pakai saja kencing kucing, karena kencing mereka menyala dalam gelap.. Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7kg dan jarang melebihi 10 kg, kecuali diberi makan berlebih, si pussy bisa mencapai berat badan 23 kg. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.

Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat. tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadangkala kucing memuntahkan semacam hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perutnya. Sementara itu kucing dapat menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12 – 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 – 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari!

Percaya atau tidak, di abad pertengahan kucing dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar dengan cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Hal itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing yang dilakukan sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah pes tersebut.

Singa adalah rajanya para kucing. Berbeda dari jenis kucing lainnya, tidak hanya dalam penampilannya saja, tetapi juga dari sifat hidupnya yang berkelompok. Seekor singa jantan berat badannya mencapai 225kg (500 lb) dan panjang badannya dapat mencapai hingga 3m (10 ft).

Pada mata kucing ada lapisan pemantul cahaya yang dinamakan tapetum lucidum, yang menyebabkan mata kucing berpendar di malam hari. Lapisan pemantul ini dapat menyerap cahaya 6 kali lebih kuat daripada mata manusia, yang memungkinkan kucing untuk dapat melihat di kegelapan.

Ada lebih dari 3.000 jenis kucing kampung, tetapi hanya 8% diantaranya yang mempunyai silsilah. Dan tidak seperti kucing biasanya, jenis ini ditemukan diseluruh dunia dengan jenis yang berlimpah. Di Amerika Serikat sendiri, jumlah kucing lebih banyak daripada jumlah anjing, dan masyarakat lebih banyak berbelanja makanan kucing daripada makanan bayi.

Kucing kampung – atau jenis kucing apapun juga – tidak mempunyai 9 nyawa cadangan. Mereka juga tidak selalu mendarat dengan ujung kakiknya. Dikatakan bahwa seekor kucing yang jatuh dari tingkat 20 mempunyai kemungkinan selamat lebih besar dibanding dengan yang jatuh dari tingkat 7, karena seekor kucing membutuhkan ketinggian sekurangnya 7 lantai untuk dapat mengatur tubuhnya agar dapat mendarat dengankakinya.

Kucing melangkah dengan kedua kaki kirinya, sedangkan pada saat berlari menggunakan kedua kaki kanannya. Satu-satunya binatang yang melakukan hal ini adalah jerapah dan onta. Kucing sangat menjaga kebersihan. Ketika sedang mandi (menjilati diri), ia akan melakukan penjilatan terakhir pada anusnya. Ia akan mendahulukan bagian tubuhnya yang mudah dijangkau.

Kucing yang memiliki warna tiga, brangtelon (jawa) dan jantan, akan diburu oleh pejantan lain, karena ia akan lahir sebagai kucing yang “sakti”. Warna yang dimaksud adalah kelabu agak kemerah-merahan, hitam, dan putih.

Sumber : http://sayesukehati.blogspot.com/2010/05/kucingohh-kucing.html


Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)
Catatan ini kami tujukan untuk kami pada khususnya
dan untuk semua pembaca pada umumnya...
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan... Amin
Wassalam...

Semoga Bermanfaat...
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut Anda note ini bermanfaat...

Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar