Senin, 28 Februari 2011

Tujuan Islam Dalam Mengharamkan Perzinaan

Islam tidak mau seorang pria muslim dan wanita muslimah jatuh ketangan seorang pezina. Karena ruhnya yang hina, jiwanya yang sakit, dan tubuhnya telah ternodai oleh berbagai bakteri serta dikerumuni beraneka ragam penyakit dan gangguan.

Semua perintah dan larangan dalam Islam, antara lain termasuk diharamkannya nikah dengan seorang penzina, tidak lain adalah untuk membahagiakan manusia dan mengangkat derajatnya ketingkat yang lebih tingi yang bisa dicapainya.
" ...Allah ( justru ) menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir membencinya." ( QS. ash-Shaf. 8)

Agar tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga bahagia di akhirat .
" Barang siapa yang menghendaki pahala di dunia saja (maka ia merugi), karena disisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Dan Allah maha mendengar lagi maha melihat ." (QS. an-Nisa': 134)
dan "Dan barang siapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)." (QS. al-Isra': 72)

Disamping sumber penyakit (seperti sifilis, gonore dan sebagainya) yang paling berbahaya, para pezina biasanya menularkan penyakit-penyakit psikis mereka kepada anak cucunya (sifilis turunan). Para pezina juga ada kemiripan dengan orang musyrik. Seorang muslim dengan adab al-Qur'an tidak mungkin akan bisa bahagia dengan pezina yang tidak berpikir seperti dirinya. Padahal mereka mengetahui bahwa Allah Ta'ala telah berfirman tentang pernikahan,
" Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cendrung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang ..." (QS. ar-Rum : 21 )

Seorang pria muslim tidak akan bisa menikah dengan wanita musyrik yang akidahnya sesat. Beritikad tidak seperti itikadnya, tidak beriman seperti keimanannya dan juga tidak mengakui prinsip-prinsip kemanusian yang luhur yang ditegaskan islam.

Oleh karena itu Allah Ta'ala berfirman,
" Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesunguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran." (QS. al-Baqarah: 221)

Sumber : http://putra212.blogspot.com/2010/03/tujuan-islam-dalam-mengharamkan.html


Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)
Catatan ini kami tujukan untuk kami pada khususnya
dan untuk semua pembaca pada umumnya...
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan... Amin
Wassalam...

Semoga Bermanfaat...
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut Anda note ini bermanfaat...

Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar