Selasa, 22 Februari 2011

Proses Terbentuknya Bumi

kalau difikir-fikir dan di cermati, sepertinya sulit untuk menjelaskan bagaimana proses terbentuknya bumi ini.

Mungkin banyak diantara kita yang berfikir bagaimana terbentuknya bumi, bagaimana sejarah bumi, dan bla.. bla.. bla.. yang laen....

relief permuakaan bumi meliputi daratan dan lautan, Bumi sendiri merupakan planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup beserta isinya. Sebagai tempat tinggal makhluk hidup, bumi tersusun atas beberapa lapisan bumi, bahan-bahan material pembentuk bumi, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Bentuk permukaan bumi berbeda-beda, mulai dari daratan, lautan, pegunungan, perbukitan, danau, lembah, dan sebagainya. Bumi sebagai salah satu planet yang termasuk dalam sistem tata surya di alam semesta ini tidak diam seperti apa yang kita perkirakan selama ini, melainkan bumi melakukan perputaran pada porosnya (rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari (revolusi) sebagai pusat sistem tata surya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya siang malam dan pasang surut air laut. Oleh karena itu, proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses terbentuknya tata surya kita ini.

Proses Terbentuknya Bumi
berikut ini proses terbentuknya bumi, Berdasarkan Theory Big Bang, proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran yang dilakukannya tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa. Suatu saat, gumpalan kabut raksasa itu meledak dengan dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula. Selama jangka waktu lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk suatu galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudian membentuk sistem tata surya. Sementara itu, bagian ringan yang terlempar ke luar tadi mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. Kemudian, gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk planet bumi.

Dalam perkembangannya, planet bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu:
  1. Awalnya, bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur.
  2. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan.
  3. Bumi terbagi menjadi lima lapisan, yaitu inti dalam, inti luar, mantel dalam, mantel luar, dan kerak bumi.

Mungkin seperti itu proses terbentuknya bumi kita ini seperti di kutip SoftMusikers dari The Night Light.

Bentuk Dari Bumi
Bentuk planet Bumi ini sangat mirip dengan bulatan gepeng (oblate spheroid), sebuah bulatan yang tertekan ceper pada orientasi kutub-kutub yang menyebabkan buncitan pada bagian katulistiwa. Buncitan ini terjadi karena rotasi bumi, menyebabkan ukuran diameter katulistiwa 43 km lebih besar dibandingkan diameter dari kutub ke kutub. Diameter rata-rata dari bulatan bumi adalah 12.742 km, atau kira-kira 40.000 km/π. Karena satuan meter pada awalnya didefinisikan sebagai 1/10.000.000 jarak antara katulistiwa ke kutub utara melalui kota Paris, Prancis.

Topografi lokal sedikit bervariasi dari bentuk bulatan ideal yang mulus, meski pada skala global, variasi ini sangat kecil. Bumi memiliki toleransi sekitar satu dari 584, atau 0,17% dibanding bulatan sempurna (reference spheroid), yang lebih mulus jika dibandingkan dengan toleransi sebuah bola biliar, 0,22%. Lokal deviasi terbesar pada permukaan bumi adalah gunung Everest (8.848 m di atas permukaan laut) dan Palung Mariana (10.911 m di bawah permukaan laut). Karena buncitan katulistiwa, bagian bumi yang terletak paling jauh dari titik tengah bumi sebenarnya adalah gunung Chimborazo di Ekuador.

Proses alam endogen/tenaga endogen adalah tenaga bumi yang berasal dari dalam bumi. Tenaga alam endogen bersifat membangun permukaan bumi ini. Tenaga alam eksogen berasal dari luar bumi dan bersifat merusak. Jadi kedua tenaga itulah yang membuat berbagai macam relief di muka bumi ini seperti yang kita tahu bahwa permukaan bumi yang kita huni ini terdiri atas berbagai bentukan seperti gunung, lembah, bukit, danau, sungai, dsb. Adanya bentukan-bentukan tersebut, menyebabkan permukaan bumi menjadi tidak rata.

Sumber : http://softmusikers.blogspot.com/2010/07/terbentuknya-bumi.html


Penciptaan alam semesta dan isinya menurut Al-Qur'an

Penciptaan alam semesta beserta isinya memang mengandung makna yang dalam. Allah SWT sebagai sang pencipta, menciptakan jagat raya ini tidak langsung berbentuk dan langsung bisa di tempati akan tetapi melalui tahapan dan jangka waktu, bukan karena Allah tidak mampu untuk melakukannya akan tetapi manusia di ajarkan untuk berpikir bagai mana proses terjadinya bumi dan langit, hingga diantara dari ratusan milyar planet hanya bumi yang bisa di tempati untuk makhluk hidup.

Versi nebula yang di sepakati oleh Kebanyakan para ilmuan meyakini bahwa proses itulah yang membuat terbentuknya planet bumi,sedangkan menurut firman Allah SWT dalam beberapa ayat-Nya yang menjelaskan bahwa penciptaan langit dan bumi beserta isinya adalah 6 masa.

Artinya:
“Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.” (QS. Qaaf : 38)

ke enam masa dalam Al-Qur'an yaitu:
2 masa pertama merupakan masa untuk menciptakan bumi sebagai hamparan dan fondasi.
2 masa berikutnya untuk menciptakan langit dan bintang-bintang.
2 masa terakhir untuk menciptakan beraneka ragam makhluk hidup yang menepati bumi.

Dan di pertegas dengan beberapa ayat lain yang mengisahkan cerita yang sama. Yakni ;
"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa`at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia.Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?"  (QS. Yunus : 3)

"Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata"."  (QS. Huud : 7)

"Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia."  (QS. Al Furqaan : 59)

"Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa`at. Maka..."  (QS. As-Sajdah : 4)

(QS. Al-A’raaf)

"Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas `arsy Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."  (QS. Al-Hadiid : 4).

Sumber Al-Quran : http://apps.facebook.com/quranonline/?ref=bookmarks&count=0

Dari penjelasan di atas terkait penciptaan alam semesta menurut versi nebula, bumi ada lima masa, yakni masa terbentuknya bumi dari debu beriringan dengan terbentuknya seluruh benda angkasa sejak terjadinya peristiwa yang disebut “The Big Bang”, lalu terciptanya bulan sebagai satelit bumi, pembentukan inti bumi, hadirnya air ke bumi, dan terbentuknya oksigen.

Pada kontek ini terjadi perbedaan masa antara versi Al-Qur'an dan nebula.
Al-Qur'an menyebut 6 masa, sedangkan Nebula 5 tahapan. Tapi Sebenarnya tidak ada perbedaan antara versi Al-Qur'an dan nebula, versi nebula menyebutkan tahapan pertama adalah pembetukan dasar dari debu aktiv sehingga membentuk bumi muda tidak berbeda dengan penjelasan Al-Qur'an bahwa 2 masa pertama adalah penciptaan hamparan dan fondasi bagi bumi. Lalu tahapan ke 2 dari versi nebula menyebutkan bahwa terjadinya benturan antara bumi dengan planet lain sehinga membentuk bulan, Al-Qur'an pun menjelaskan bahwa masa ke 2 adalah proses penciptaan langit dan bintang-bintang. Sedangkan tahapan ke 3, 4, dan 5. dari versi nebula dapat di simpulkan menjadi tahapan proses tumbuhnya kehidupan dari makhluk hidup sama dengan apa yang ada di dalam Al-Qur'an bahwa 2 masa terakhir proses penciptaan makhluk hidup yang mendiami bumi.

Untuk mempertegas, perhitungan masa dalam Al-Qur'an ini mengandung arti jangka waktu sedangkan tahapan dalam nebula adalah proses terjadinya hingga selesai. Kita umpamakan saja bahwa 1 masa dalam Al-Qur'an itu lamanya 10.000 tahun, dan tahapan pertama nebula itu membutuhkan waktu 20.000 Tahun. Jadi Al-Qur'an menghitung itu dengan masa bukan dengan tahapan.

Sumber : http://www.ir4net.co.cc/2010/08/penciptaan-alam-semesta-dan-isinya_13.html


Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)

Semoga Allah s.w.t memberi kekuatan untuk kita amalkan.
Wassalam...

Semoga Bermanfaat
Silahkan SHARE ke rekan anda jika menurut anda notes ini bermanfaat...

Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar