Minggu, 20 Februari 2011

Hikmah dan Rahasia Sholat

Setelah kita pahami urgensi sholat pada postingan sebelumnya, sekarang kita akan membahas mengenai hikmah dan rahasia sholat. Semoga dengan memahaminya, dapat memicu semangat kita untuk melaksakan sholat dengan lebih baik lagi.

Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata,
”Sholat itu diwajibkan dalam bentuk yang paling sempurna dan paling bagus, sehingga menjadi perantara seorang hamba kepada Robbnya. Di dalam sholat terkandung pengagungan kepada Alloh dengan seluruh anggota badan. Ucapan lisan, perbuatan kedua tangan dan kaki, kepala dan indera peraba dan seluruh bagian badan. Semuanya mengambil hikmah dalam ibadah yang agung ini. Di dalam sholat juga ada tahmid, tasbih, dan takbir, persaksian yang bear dan berdiri di hadaan Sang Pencipta dengan status hamba yang rendah dan tunduk. Ketundukan ini dapat terlihat dengan ucapan orang yang sholat, punggung yang membungkuk sebagai tanda keredahan dan khusyuk kepada Alloh. Kemudian bangkit dari ruku’ sebagai persiapan untuk lebih runduk lagi pada posisi berikutnya yaitu sujud. Maka dalam sujud ia meletakkan bagian tubunya yang mulia di atas tanah, ini sebagai bentuk ketundukan dan kerendahan kepada Alloh.” (Miftah daar as-Sa’adah: 2/320, Ibnul Qoyyim)

Keutamaan dan Manfa’at Mengerjakan Sholat:
1. Mencegah perbuatan keji dan mungkar
Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman:
”Dan dirikanlah sholat. sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (QS. Al-Ankabut:45)

Ibnu Abbas rodliyallohu ‘anhuma berkata: “Barangsiapa yang sholatnya tidak dapat memerintahkan kepada yang ma’ruf dan tidak bisa mencegah dari yang mungkar, maka tidaklah sholat melainkan menjadikan bertambah jauh kepada Alloh.” (Tafsir ath-Thobari: 20/99)

Imam Ibnu Katsir mengomentari ayat di atas: “Dalam sholat terkandung dua perakara yaitu meningalkan perbuatan keji dan perbuatan mungkar. Sesungguhnya menekuni sholat akan membawa untuk meninggalkan perbuatan tersebut.” (Tafsir Ibnu Katsir: 6/28)

2. Penghapus dosa dan kesalahan.
Rasulullah bersabda,
“Permisalan sholat lima waktu bagaikan sungai mengalir yang banyak airnya, berada di depan pintu salah seorang di antara. Dia akan mandi di dalamnya sebanyak lima kali dalam sehari.” (HR. Muslim: 668)

3. Cahaya di dunia dan akhirat
Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa yang menjaga hsolat, maka baginya cahaya, dalil dan keselamatan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang tidak menaganya, maka dia tidak memiliki cahaya, dalil dan keselamatan. Dia pada hari kiamat akan berkumpul bersama Qorun, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Kholaf.” (HR. Ahmad: 2/169, ad-Darimi: 2/301, Imam al-Mundzir berkata: “Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengans anad yang bagus.” Targhib wa Tarhib: 1/440)

4. Pahala dan meninggikan derajat
Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa yang bersuci dari rumahnya kemudian berangkat ke rumah Alloh untuk menunaikan kewajiban yang Alloh wajibkan, maka kedua langkah kakinya: satu langkah menghapus kesalahan dan yang lainnya meninggikan derajat.” (HR. Muslim: 666)

Imam Ibnul Qoyyim berkata:
“Sesungguhnya sholat itu bisa menghapus kejelekan bagi orang yang menunaikan hak-hak sholat, dia menyempurnakan kekhusyukan sholat. Dia berdiri di hadapan Alloh dengan hati yang hadir dan berfikir. Orang yang semacam ini jika selesai sholat akan menjumpai keringanan dalam sholat, menjumpai semangat dan kelapangan hati setelah sholat.” (al-Wabilus shoib, 46)

5. Solusi dari berbagai permasalahan
Permasalahan dunia yang berat akan terasa ringan jika kita mengerjakan sholat. Karena shlat adalah penghibur dan penyejuk hati. Rosululloh sholollohu ‘alaihi wa salam bersabda:
“Bangkitlah wahai bilal, hiburlah kami dengan sholat.” (HR. Abu Dawud: 4986 dan Ahmad: 5/371. Dishohihkan oleh al-Albani dalam al-Misykah: 1253)

Bahkan Nabi sholollohu ‘alaihi wa salam setiap kali dirundung masalah, beliau melaksanakan sholat. Sahabat mulia Hudzaifah rodliyallohu ‘anhu berkata:
“Nabi sholollohu ‘alaihi wa salam apabila dirundung masalah beliau mengerjakan sholat.” (HR. Abu Dawud: 1319, Ahmad 5/388. Hadits ini dinyatakan hasan oleh al-Albani dalam shohih abu dawud: 1319)

Hal itu tiada lain karena sholat adalah komunikasi antara hamba dengan robbnya. Berdiri di hadapan Alloh dengan sholat memiliki pengaruh kuat dalam memperbaiki jiwa orang yang sholat bahkan seluruh manusia. Karena sholat adalah penyejuk mata. Rosululloh sholollohu ‘alaihi wa salam bersabda:
“Telah dijadikan kesejukan mataku di dalam sholat.” (HR. an-Nasa’iL 3949, Ahmad: 4/330, Hakim: 2/160. Dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam at-TalkhisL 3/133)

Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata: “Ketahuilah, tiak ada keraguan bahwa sholat adalah penyejuk mata orang-orang yang tercinta, kelezatan jiwa-jiwa orang yang bertauhid, tamannya orang-orang yang beribadah, kelezatan hati orang yang khusyuk. Dia adalah rahmat Aloh yang dihadiahkan kepada hambanya yang beriman.” (Asror as-Sholat hlm. 55-56, Ibnul Qoyyim, Dar. Ibn Hazm)

6. Sehat dengan sholat
Ini termasuk manfaat sholat yang tersembunyi. Karena di dalam sholat terdapat gerakan badan yang bermanfaat, menguatkan anggota tubuh. Hal itu dilihat dari dua sisi:

Pertama: apa yang ada di dalam sholat dan sarana menuju sholat, dari mulai berjalan dan pergi menuju sholat, saat pulangnya kembali, gerakan bangun, duduk, ruku’ dan sujud yang berulang-ulang, demikian pula berwudlu yang berulang-ulang, semua pergerakan ini bermanfaat bagi kebugaran badan.

Kedua: bahwa maksud yang paling besar adalah menghadirkan hati, bermunajat kepada Alloh ‘azza wa jalla, tunduk dan berda kepada-Nya. Dan hal itu tanpa ada keraguan meyebabkan hati bersinar, melapangkan dada dan membuat jiwa bertambah lapang.

Dan telah diketahui oleh seluruh dokter bahwa usaha untuk menyenangkan hati, membuat jiwa senang adalah termasuk cara jitu untuk meraih kesehatan yang dapat mencegah penyakit, meringankan beban penyakit yang dirasa. Hal ini terbukti dan mujarab, terutama sholat malam, Rosululloh sholollohu ‘alaihi wa salam bersabda:
“Apabila seorang hamba bangun malam, kemudian dzikir kepada Alloh, terlepaslah satu ikatan. Apabila dia berwudlu terlepaslah satu ikatan lagi, jika di sholat maka akan terlepas seluruh ikatan. Maka pagi harinya jiwanya akan semangat dan bagus, jika tidak bangun, jadilah jiwanya jelek dan malas.” (HR. al-Bukhori: 1142 dan Muslim: 776),(ar-Riyadh an-Nadhiroh hlm. 17-18, Abdurrohman as-Sa’di),(Sumber: Majalah al-Furqon edisi 7 tahun ke-9 1431/2010)

Sumber : http://alilmunet.blogspot.com/2010/02/hikmah-dan-rahasia-sholat.html


Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)

Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan.
Wassalam...

Semoga Bermanfaat dan bisa kita ambil hikmahnya... amin
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut anda notes ini bermanfaat...

Catatan :
Lampirkan Sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar