Selasa, 01 Maret 2011

Bencana Sebagai Sarana Introspeksi serta Menggali Hikmat dari Bencana dan Musibah Tersebut...

"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta'ati Alloh) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku kepadanya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya."
(QS. Al-Isra (17):16


Kira2 apa ya kejadian aneh di tahun 2010 ini? kalau kita telusuri sebenarnya byk sekali kejadian aneh yg terjadi pada tahun 2010 ini. sbgai contoh adalah “hujan ikan mirip katak di jepang” bulan lalu, berita tersebut masih menjadi misteri dan masih hangat di bicarakan oleh masyarakat dunia. kejadian aneh lainya yaitu fenomena “Tsunami matahari” yg katanya akan membuat musim kemarau tahun 2013 menjadi musim kemarau yg panjang. kalau soal Tsunami matahari saya rasa itu mungkin hanya para ilmuwan yg tahu.
Kejadian aneh dan unik 2010 lainya yaitu sebuah bongkahan es seluas 260 kilometer persegi telah mengapung di barat laut Greenland.  Bongkahan es ini adalah yg terbesar tercatat dlm sejarah memisahkan diri dari kutub. byk orang menyebut kabar ini sebagai “kutub utara mencair”. menurut kabar jika memang benar kutub utara mencair pasti kepulauan di Indonesia akan ikut tenggelam. yg pasti bongkahan es tersebut sampai saat ini belum bisa di kendalikan. O.. iya ada lagi tuh penemuan gua angker di Thailand.. eem orang menyebutnya “misteri goa son doong“. katanya goa tersbut adalah goa terbesar di dunia dan bisa mengeluarkan siulan.
Kemudian ini nih yg paling aneh menurut saya, yaitu Fenomena “Matahari baru atau matahari kembar“.  Menurut tangkapan gambar bintang yg sedang tumbuh oleh Teleskop Herscel tersebut, bahwa bintang itu sendiri tumbuh di tata surya kita sendiri. Dgn fenomena itulah maka sering pula disebut bahwa bintang yg ditemukan tersebut dgn nama Matahari Baru krn diyakini setelah terbentuk nantinya bisa memiliki ukuran yg lebih besar dari matahari yg sudah ada dalam tata surya bima sakti.

Hanya Tuhan semesta alam yang tahu apa sebenarnya pesan yg ingin di sampaikan-Nya. mungkin krn manusia sudah byk yg lupa kpd Tuhan-nya, atau manusia lalai akan tugasnya dan sebagainya. kita berdoa aja semoga kejadian aneh 2010 ini bisa mengingatkan kita untuk selalu menjaga kelestarian bumi ciptaan tuhan ini, dan juga kita harus selalu ingat siapa yang menciptakan ini semua

Sumber : http://www.ngajari.com/2010/08/kejadian-aneh-di-tahun-2010.html


Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhulmahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,”
(QS. Al Hadid 57 : 22-23)

saudaraku, musibah dan bencana akan selalu datang silih berganti bila Alloh menghendaki. Belum selesai duka menyelimuti saudara muslim kita di Nangroe Aceh Darusallam, musibah kembali terjadi lagi menimpa saudara kita di Yogyakarta. Kesemua musibah tersebut tidak akan ada yang menyangkanya. Belum lagi jumlah korban yang lebih dari 5000 korban jiwa, ribuan orang menderita, ratusan rumah hancur, dan banyak korban yang kehilangan anggota tubuh dan keluarganya. Dalam tulisan ini kita akan mencoba menggali hikmah dan pesan dari musibah yang terjadi, semoga hal ini dapat membuat kita mengambil pelajaran dan lebih mendekatkan diri kepada Alloh ta’ala dengan ikhlash dan ittiba kepada Rasululloh shallalahu ‘alaihi wa sallam.

Pertama, sebagai ujian keimanan seorang hamba
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun". Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk..” ( QS Al Baqarah 2 : 155 – 157 )

Dari Shuhaib radhiyaullohu anhu dia berkata : telah bersabda Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam : “sungguh menakjubkan urusan orang mu’min itu, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak akan terjadi kecuali bagi seorang mukmin. Jika dia mendapatkan kegembiraan maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya dan jika ia mendapatkan kesusahan maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya.” ( HSR. Muslim )

Kedua, sarana introspeksi diri
Saudaraku, apapun musibah dan bencana yang menimpa kita hendaklah menjadi sarana introspeksi diri dan bukan sebagai bahan sesalan tak bertepian sehingga harus berputus asa dari rahmat Alloh ta’ala. Haruslah kejadian tersebut tidak lantas membuat kita lalai dan berpaling dari nikmat Alloh. Maka sudah sewajibnya kita memperbanyak istighfar, dzikir yang syar’I, dan memperbanyak bertobat. Semoga Alloh ta’ala mengganti musibah tersebut dengan kemudahan, kebaikan, keberkahan dan kejayaan

 Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (QS. Asy Syuro 42 : 30 )

Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu, beliau mengatakan : Rasululloh shallalahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “barangsiapa yang dikehendaki Alloh kebaikan pada dirinya, maka Dia akan memberikan cobaan kepadanya” (HSR. Al Bukhari)

Ketiga, meninggikan derajat dan mengurangi dosa seorang mukmin

Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu dia berkata : Rasululloh shallalahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “sesungguhnya seseorang benar-benar memiliki kedudukan di sisi Alloh, namun tidak ada satu amal yang bisa menghantarkannya kesana. Maka Alloh ta’ala senantiasa mengujinya dengan sesuatu yang tidak disukainya sehingga dia bisa sampai pada kedudukan yang dikehendaki oleh Alloh ta’ala. “ (Silsilah alahdist ash-shahiihah lis-Syaikh Al Albani no 2599)

Dari Al Aswad rahimahulloh, dia berkata : beberapa pemuda Quraisy menemui Aisyah radhiyallohu ‘anha sambil tertawa. Maka ‘Aisyah berkata, “apa yang menyebabkanmu tertawa ?” mereka mengatakan “si fulan jatuh dari tenda yang menyebabkan leher atau kedua matanya hampir celaka (patah atau buta, pen).”  Kata ‘Aisyah : “janganlah kamu mentertawakannya karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasululloh shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau lebih dari itu melainkan ditulis baginya dengan sebab itu satu derajat dan dihapuskan pula satu kesalahan darinya “ ( HSR. Muslim ).

Keempat, ladang amal shalih

Sesungguhnya Abdulloh bin Umar radhiyallohu ‘anhu, mengabarkan bahwasanya Rasululloh shallalahu ‘alaihi wa sallam, bersabda : “orang muslim itu adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak akan menzhalimi dan menyerahkannya pada musuh. Barangsiapa berada dalam kebutuhan saudaranya yang muslim maka Alloh akan memenuhi hajatnya. Dan barangsiapa yang menghilangkan satu kesulitan saudaranya yang muslim maka Alloh akan hilangkan satu kesulitan di hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutup aib seorang muslim maka Alloh akan menutup aibnya di hari kiamat “ (HSR. Muttafaq ‘alaih )

Saudaraku itulah hikmah dan pesan dibalik musibah yang dapat kita ambil sebagai pelajaran. Semakin besar musibah yang menimpa kita, jika kita sikapi dengan penuh keikhlasan dan benar maka insyaAlloh Alloh akan memberikan balasan kebaikan bagi kita.

Rasululloh shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Sesungguhnya besarnya pahala itu tergantung besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Alloh mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridho, maka baginya keridhoan Alloh itu dan barangsiapa yang murka (mencaci dan tidak ridho dalam menghadapi ujian) maka baginya kemurkaan Alloh “ ( HR. Tirmidzi, dengan derajat hasan. Lihat. Silsilah Ash-shohiihah Syaikh Albani no 146 ).

Wallahu ‘alam bi showwab

Sumber : http://albykazi.multiply.com/journal/item/33/Menggali_Hikmah_dari_Bencana_dan_Musibah


Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)
Catatan ini kami tujukan untuk kami pada khususnya
dan untuk semua pembaca pada umumnya...
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan... Amin
Wassalam...

Semoga Bermanfaat...
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut Anda note ini bermanfaat...

Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar