Minggu, 20 Maret 2011

Tsunami Hantam Jepang

“Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai apa yang diniatkan, barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang akan didapatkan atau wanita yang akan dinikahi maka hijrahnya sesuai dengan apa yang dia niatkan.”(HR. Bukhari Muslim)

TEMPO Interaktif, Tokyo - Jepang dilanda gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter di lepas pantai timur laut Jumat, yang memicu tsunami setinggi 10 meter. Gelombang tsunami itu menghanyutkan mobil dan merobek bangunan di sepanjang pantai di dekat pusat gempa.

Di berbagai lokasi di sepanjang pantai Jepang, tayangan televisi memperlihatkan banjir, dengan puluhan mobil, kapal dan bahkan bangunan yang terbawa oleh air.

Sebuah kapal besar tersapu oleh tsunami menabrak langsung ke pemecah ombak di kota Kesennuma di Prefektur Miyagi, menurut rekaman di NHK.

Pejabat mencoba untuk menilai kerusakan akibat gempa tetapi tidak memiliki rincian langsung.

Gempa yang melanda pukul 14.46 itu diikuti oleh serangkaian gempa susulan, termasuk satu gempa 7.4 skala Richter sekitar 30 menit kemudian. US Geological Survey memperbarui kekuatan gempa pertama yang berkekuatan 8,8 skala Richter.

Badan meteorologi mengeluarkan peringatan tsunami untuk seluruh pantai Pasifik di Jepang. NHK memperingatkan orang-orang dekat pantai untuk pergi ke lokasi yang lebih aman.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii mengatakan peringatan tsunami berlaku untuk Jepang, Rusia, Kepulauan Marcus, dan Marianas Utara. Peringatan tsunami telah dikeluarkan untuk Guam, Taiwan, Filipina, Indonesia dan negara bagian AS Hawaii.

Gempa melanda pada kedalaman enam mil (10 kilometer), sekitar 80 mil (125 kilometer) di lepas pantai timur, kata badan itu. Daerah ini 240 mil (380 kilometer) timur laut Tokyo.

Di pusat kota Tokyo, bangunan-bangunan besar bergetar keras dan para pekerja berlarian ke jalan untuk mencari selamat. Tayangan televisi menunjukkan bangunan besar terbakar di distrik Odaiba Tokyo.

Di pusat Tokyo, kereta api dihentikan dan penumpang berjalan sepanjang rel.

Rekaman NHK dari kantor mereka, Sendai, menunjukkan para karyawan yang tersandung dan buku-buku serta kertas bertebaran dari meja.

Beberapa gempa bumi telah menghantam daerah yang sama dalam beberapa hari ini, termasuk satu yang berkekuatan 7,3 skala Richter pada hari Rabu.

Tiga puluh menit setelah gempa, bangunan-bangunan tinggi masih bergoyang di Tokyo dan jaringan telepon seluler tidak bekerja. Penjaga Pantai Jepang telah mendirikan gugus tugas dan para pejabat bersiap rencana kontingensi darurat, kata pejabat Penjaga Pantai Yosuke Oi.

"Saya khawatir, kita akan segera mencari tahu tentang kerusakan, karena gempa itu begitu kuat," katanya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperkirakan tsunami juga menerjang sebagian wilayah utara Indonesia pada pukul 18.00 WIB atau 20.00 WIT.

Beberapa daerah yang menurut perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika akan terkena tsunami kiriman dari Jepang, antara lain Manokwari, Sorong, Jayapura di Papua, serta Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Menurut Kepala Subbidang Informasi Dini Gempa Bumi BMKG, Rahmat Triyono, sebelum ke Indonesia, tsunami diperkirakan menghantam Taiwan dan Filipina.

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/fokus/2011/03/11/fks,20110311-1778,id.html


Inilah Daerah yang Dihantam Tsunami Jepang

TEMPO Interaktif, Jakarta -Badan Meteorologi dan Geofisika Jepang memperkirakan 17 wilayahnya terhantam tsunami setinggi tiga meter. Ke-17 daerah itu adalah:

1. IWATE
2. MIYAGI
3. FUKUSHIMA
4. Pantai HOKKAIDO  
5. Pantai Pasifik AOMORI
6. IBARAKI
7. Wilayah Kujukuri dan Sotobo, CHIBA
8. Pulau IZU ISLANDS  
9. Pantai sisi timur HOKKAIDO  
10. Sebelah Barat Pantai HOKKAIDO  
11. Laut Jepang, AOMORI
12. Wilayah UCHIBO, CHIBA
13. Pulau Ogaswara
14. Teluk Sagami dan Miura Peninsula
15. Shizuoka
16. Wakayama
17. Tokushima

Wilayah Jepang yang diperkirakan dihantam tsunami 2 meter
1. Pantai Aichi laut Pasifik Aichi
2. Mie bagian Selatan
3. Pantai Kochi
4. Pantai Miyazaki
5. Wilayah Tanegashima dan Yakushima
6. Kepulauan Amami dan Tokara
7. Bagian Selatan pantai Jepang di Hokkaido
8. Teluk Mutsu
9. Teluk Tokoyo
10. Teluk Ise dan Mikawa
11. Sisi Selatan Pulau Awaji
12. Pantai Bungo Strait, Ehime
13. Pantai Setonaikai, Oita
14. Pantai Bungo Strait, Oita
15. Bagian Timur Kagoshima
16. Bagian Barat KAGOSHIMA
17. Kepulauan Okinawa
18. Wilayah Daitojima
19. Wilayah Miyakojima dan Yaeyama

PURWANTO

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/asia/2011/03/11/brk,20110311-319318,id.html


Pesisir Manado Berpotensi Dihantam Tsunami

TEMPO Interaktif, Manado - Selain daerah kepulauan Melonguane Kabupaten Talaud, kawasan pesisir Pantai Kota Manado hingga ke Kabupaten Minahasa Selatan Sulawesi Utara juga berpotensi dihantam gelombang tsunami yang berasal dari Jepang.

Perkiraan ini dikatakan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMD)  Kota Manado, Slamet Suyitno. “Kemungkinan besar gelombang tsunami di Kota Manado akan terjadi sekitar pukul 19.00 Wita setelah gelombang tersebut menghantam wilayah Melonguane Sulawesi Utara,” katanya di Manado, Jumat (11/3).

Menurut dia, semua daerah yang menghadap ke Pantai Timur sangat berpotensi terkena dampak gelombang tsunami. Sepanjang pesisir pantai Manado hingga Amurang juga berada di kawasan tersebut sehingga rawan terkena dampak gelombang tsunami.

Suyitno menambahkan, besaran gelombang tsunami yang akan menghantam Kota Manado hingga kawasan Amurang ini masih diprediksikan berdampak besar, mengingat tinggi gelombang tsunami di Jepang mencapai 3 meter.
“Kita ambil contoh pada tsunami Aceh kemarin yang gelombang tidak terlalu tinggi tetapi dampaknya sampai Bangladesh,” jelas Suyitno. “Makanya dengan tinggi gelombang sampai 3 meter kemungkinan besar Manado akan terkena dampak dari gelombang tsunami itu.”

Namun Suyitno belum bisa memprediksikan apakah tsunami dari Jepang tersebut itu bisa  mencapai daratan atau tidak karena kekuatan tsunami yang sampai di Manado masih belum bisa diprediksikan. “Kalau pesisir pantai kita landai itu bisa langsung ke darat,” katanya

ISA ANSHAR JUSUF

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2011/03/11/brk,20110311-319347,id.html


Sebelum ke Indonesia, Tsunami Akan Hantam Taiwan dan Filipina

TEMPO Interaktif, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau secara intensif tsunami yang menerjang sebagian wilayah Jepang pasca gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter yang menggoyang negara kepulauan itu siang tadi.

BMKG memperkirakan tsunamni diperkirakan juga akan menerjang sebagian wilayah utara Indonesia pada pukul 18.00 WIB atau 20.00 WIT. "BMKG memusatkan perhatian di wilayah Taiwan dan Filipina," kata Kepala Subbidang Informasi Dini Gempa Bumi BMKG, Rahmat Triyono, ketika dihubungi, Jum'at (11/3). Jika tsunami Jepang benar-benar menerjang Indonesia, maka akan lebih dulu mengenai dua negara itu.

Beberapa daerah yang menurut perkiraan BMKG akan terkena tsunami kiriman dari Jepang, antara lain Manokwari, Sorong, Jayapura di Papua, serta Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

BMKG, kata Rahmat, telah mengeluarkan peringatan dini tsunami melalui media televisi beberapa waktu lalu. "Kami menghimbau warga di daerah-daerah itu menjauhi kawasan pantai sampai keadaan aman," ujarnya.

Rahmat menjelaskan, menurut pantauan BMKG, saat ini tsunami telah mulai menyapu sebagian wilayah pesisir Jepang dengan ketinggian 3,3 meter. Jika menyentuh kawasan Indonesia, gelombang tsunami diperkirakan sudah tidak terlalu tinggi. "Sekitar satu meter," kata dia sembari tetap meminta kewaspadaan warga.

Gempa berkekuatan 8,8 skala Richter menggoyang Jepang siang ini. The Pacific Tsunami Warning Center di Hawaii mengeluarkan peringatan ancaman tsunami. Peringatan tsunami dikeluarkan untuk Jepang, Rusia, Marcus Island, dan Northern Marianas. Pengamatan tsunami juga disiagakan di Guam, Taiwan, Filipina, Indonesia, dan Hawaii.

MAHARDIKA SATRIA HADI

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/03/11/brk,20110311-319325,id.html


Gelombang Tsunami Pertama Diprediksi Landa Melonguane

TEMPO Interaktif, Manado - Kepulauan Melonguane di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, merupakan daerah pertama di Sulawesi Utara yang akan merasakan dampak dari gelombang Tsunami Jepang.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Manado kepada Tempo mengaku jika daerah Melonguane tepatnya di Pantai Timur Karangkelog merupakan daerah paling rawan karena menghadap langsung ke arah timur laut, arah datangnya gelombang tsunami Jepang.

BMKG memprediksi datangnya gelombang tsunami ini pada pukul 18.00 WITA hingga 20.00 WITA dengan tinggi gelombang yang masih belum bisa diprediksi.

"Masyarakat dimintakan untuk menghindar terlebih dahulu dari kawasan pesisir pantai, terutama para nelayan untuk menghindari laut di jam-jam seperti itu," tegas Kepala BMKG Kota Manado Slamet Suyitno kepada Tempo.

Suyitno sendiri belum bisa memastikan kedahsyatan dari gelombang tsunami yang akan menghantam wilayah Melonguane, namun diperkirakan gelombang mencapai setengah meter menghantam daratan.

"Gelombang jika sampai setengah meter itu termasuk sangat berbahaya. Makanya semua masyarakat harus menghindar dari kawasan pesisir dulu," jelas Suyitno.

"Apalagi untuk daerah Pulau Karangkelong itu menghadap ke timur laut tanpa ada penghalang atau pulau-pulau yang bisa menahan gelombang. Jadi ada kemungkinan besar sampai di darat."
ISA ANSHAR JUSUF

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2011/03/11/brk,20110311-319342,id.html


Pembangkit Nuklir Jepang Ditutup Pasca Gempa 8,9 SR

TEMPO Interaktif, Tokyo - Beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir dan kilang minyak Jepang ditutup pada hari Jumat dan sebuah pabrik baja utama terbakar setelah gempa kuat mengguncang negeri ini, menekuk jalan, memicu tanah longsor dan merobohkan rumah dan kawasan bisnis.

Bank of Japan, yang telah berjuang untuk meningkatkan perekonomian, mengatakan akan melakukan yang terbaik untuk memastikan stabilitas pasar keuangan. Sementara jet angkatan udara berlari menuju pantai timur laut untuk menentukan tingkat kerusakan dari gempa berkekuatan 8,9 SR.

"Ada pabrik mobil dan semikonduktor di Jepang utara, sehingga akan ada beberapa dampak ekonomi akibat kerusakan pabrik," kata Yasuo Yamamoto, ekonom senior pada Mizuho Research Institute di Tokyo.

Media Jepang melaporkan banyak korban luka dan kebakaran di kota Sendai di Jepang utara dan Tokyo. Tsunami setinggi 10 meter mencapai pelabuhan Sendai namun tidak ada laporan kerusakan.

Prefektur Miyagi dan daerah sekitarnya termasuk zona manufaktur dan industri besar, dengan banyak pabrik bahan kimia, petrokimia dan elektronik.

Hokuriku Electric Co mengatakan pada hari Jumat semua dari tiga reaktor di pembangkit nuklir Onagawa di Jepang utara ditutup secara otomatis setelah gempa.

JX Nippon Oil & Energy Corp menghentikan operasi di tiga kilang di Sendai, Kashima dan Negishi, kata Jiji News.

Electric Power Development (J-Power) juga menghentikan operasi pembangkit thermal di Yokohama, Jiji melaporkan.

Televisi melaporkan kebakaran besar di kilang Chiba Cosmo Oil Co di Chiba, timur Tokyo.

Kebakaran juga dilaporkan di pabrik baja JFE Holdings Inc di Chiba.
REUTERS | ERWIN Z

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/asia/2011/03/11/brk,20110311-319327,id.html


10 Fakta Tentang Tsunami

10 Fakta Tentang Tsunami

Kata 'tsunami' berasal dari bahasa Jepang, dan diterjemahkan sebagai 'gelombang pelabuhan'. Tsunami dulu disebut 'gelombang pasang', tetapi istilah tersebut penggunaannya oleh ilmuwan telah bergeser.
 
Terbitkan Entri

1. Tsunami terdiri dari serangkaian gelombang yang dikenal sebagai kereta gelombang, bukan gelombang tunggal. Untuk tsunami yang besar, gelombang ini tiba-tiba dan yang pertama tidak selalu yang terbesar.

2. Sebagian besar tsunami disebabkan oleh gempa bumi bawah laut. Gempa bumi berkekuatan 8,0 sebagai penyebab bencana Samoa, menurut US Geological Survey. Sebuah gempa bumi bisa menyebabkan tsunami jika memiliki kekuatan yang cukup dan berada di kedalaman air yang memadai.

3. Sekitar 80 persen dari seluruh tsunami terjadi di Samudera Pasifik.

4. Teori gempa bumi bawah laut yang berada dibalik tsunami pertama kali dikemukakan oleh sejarawan Yunani kuno Thucydides, pada tahun 426 SM, dalam bukunya “History of the Peloponnesian War.”

5. Letusan gunung berapi, tanah longsor besar, dampak meteorit dan ledakan nuklir bawah laut juga dapat menyebabkan tsunami, seperti juga siklon tropis atau kondisi cuaca lainnya. Sebuah tsunami yang disebabkan badai dikenal sebagai 'meteotsunami'seperti peristiwa hancurnya Burma pada 2008.

6. Terlepas dari ukuran gelombang besar ketika mereka menyentuh tanah, amplitudo (tinggi gelombang) dari tsunami sedikitnya tiga meter di laut terbuka, sedangkan panjang gelombang (jarak antara dua puncak) sepanjang 120 mil. Pada titik ini Tsunami akan mencapai kecepatan lebih dari 500 mph.

7. Ketika tsunami mencapai air dangkal, gelombang mengecil dan menjadikan panjang gelombang pendek, namun amplitudonya menjadi lebih tinggi. Gelombang kemudian melambat, walaupun demikian ia masih memiliki kecepatan sekitar 50 mph.

8. Menduga tsunami sudah dekat sangatlah mustahil. Dalam beberapa kasus, peringatan alam dapat terlihat pada saat air di sepanjang pantai tiba-tiba surut, dalam sebuah fenomena yang disebut drawback. Ini terjadi ketika sebuah palung tsunami mencapai tanah sebelum gelombang memuncak.

9. Seorang gadis Inggris berusia 10 tahun, Tilly Smith pernah menyelamatkan hampir seratus jiwa dengan pengetahuannya saat menjelang tsunami Samudera Hindia pada 2004.

10. Dia telah belajar tentang drawback dalam pelajaran geografi dan memperingatkan keluarganya kemudian berantai kepada orang lain. Ia berkesempatan pidato di PBB dan memiliki sebuah asteroid yang dinamai 20002 Tillysmith.


Sumber : http://fianzoner.blogspot.com/2010/07/10-fakta-tentang-tsunami.html



Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah:
“Dan terkadang Allah swt mengizinkan bumi untuk bernafas maka terjadilah gempa bumi yang dasyat, sehingga hamba-hamba Allah ketakutan dan mau kembali kepadaNya, meninggalkan kemaksiatan dan merendahkan diri dihadapanNya.” (Miftah Daris Sa’adah 1/221)

Nabi Muhammad SAW. bersabda,
"Barang siapa yang bertambah ilmunya namun tiada bertambah amalnya Tiada bertambah baginya dengan Allah kecuali bertambah jauh " (HR. Dailami dari Ali).

Nabi Muhammad SAW. juga bersabda,
"Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat."  (HR. Al Baihaqi)

Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)
Catatan ini kami tujukan untuk kami pada khususnya...
dan untuk semua pembaca pada umumnya...
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan... Amin
Wassalam...

Semoga Bermanfaat dan bisa kita ambil hikmahnya... Amin
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut anda notes ini bermanfaat...

Catatan :
Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar