Selasa, 01 Maret 2011

CIRI-CIRI WANITA AHLI SURGA

Rasulullah bersabda : "AWWALU MAA TUS-ALUL MARATU YAUMAL QIYAAMATI ANSHOLAATIHAA WA AN BA LIHAA" (Al Hadits). "Pertama kali yang dipertanyakan kepada seorang istri pada hari kiamat adalah tentang sholatnya dan suaminya".

Rasulullah bersabda : " Permulaan yang di perhitungkan dari seorang lelaki (suami) adalah mengenai shalatnya, kemudian tentang istrinya dan perkara-perkara yang di kuasainya. jika pergaulannya bersama mereka baik dan lelaki itu baik kepada semuanya, maka Allah membuat bagus kepadanya. Dan permulaan perkara yang di perhitung (yakin dihisab) bagi perempuan adalah tentang sholatnya kemudian tentang hak-hak suaminya. (al hadits)

Rasulullah SAW bersabda kepada istrinya : "dimana engkau mempunyai kewajiban kepada suami mu?, istri Beliau menjawab: "aku tidak akan berbuat lalai dalam melayaninya, kecuali terhadap hal-hal yang kurasa tidak mampu ku lakukan.

Rasulullah SAW pun melanjutkan ; "Bagaimanapun kamu bergaul bersamanya maka sesungguhnya suamimu adalah surga dan neraka mu". (al hadits)

Tersebut dalam riwayat, bahwa Nabi SAW bersabda : "Ada empat macam wanita yang masuk surga dan empat macam wanita yang lain masuk neraka.
Diantara empat macam wanita yang masuk surga itu adalah :
1. Istri yang memelihara kesucian (kehormatan dirinya),
2. Menaati perintah Allah dan menaati suaminya,
3. Banyak anaknya, penyabar, mudah menerima pemberian sedikit bersama suaminya,
4. Mempunyai rasa malu.

yang lain adalah istri yang di tinggal mati suaminya, ia mempunyai anak banyak tetapi ia menahan diri untuk kepentingan anak2nya, memelihara mereka, berlaku baik kepada mereka dan tidak menikah lagi karena khawatir jika menyia-nyiakan anak-anaknya itu.

Rasulullah SAW bersabda : "Allah mengharamkan setiap orang masuk surga sebelum aku, hanya saja melihat dari sebelah kananku seorang perempuan yang mendahului aku menuju pintu surga.

Aku bertanya : "Bagaimana perempuan ini mendahuluiku?... dijawab : "Hai Muhamammad, dia adalah perempuan yang bagus. ia mempunyai anak-anak yatim tetapi ia bersabar merawat mereka sehingga mencapai usia baligh. lalu ia bersyukur kepada Allah terhadap semua itu". (al hadits)

Ibnu Abbas Ra mengatakan, ada seorang perempuan dari kats'am menghadap Rasulullah SAW, katanya : "Aku ini seorang perempuan yang masih sendirian, aku bermaksud menikah. Sesungguhnya apa sajakah hak-hak suami itu?
Beliau menjawab : "Apabila suami menghendaki istrinya seraya terus menggoda, sementara waktu itu istrinya masih diatas punggung unta, maka dia tidak boleh menolaknya.
Diantara hak-hak seorang suami adalah :
  1. Hendaknya istri jangan memberikan sesuatu apapun dari rumahnya kecuali seizin suaminya. klo ia masih melakukan perbuatan itu, maka ia berdosa dan pahalanya diberikan kepada suaminya.
  2. Hendaknya istri jangan berpuasa sunnah kecuali mendapat izin dari suaminya, kalau dia tetap berpuasa maka hanya mendapat rasa lapar dan dahaga, puasanya tidak diterima.
  3. Kalau istrinya memaksa keluar rumah tanpa memperoleh izin dari suaminya, maka ia dilaknati oleh para malaikat, hingga kembali dan bertaubat. (al hadits)
Rasulullah ditanya oleh putrinya Sayyidatina Fatimah Az-Zahra tentang penglihatan Beliau SAW mengenai wanita yang ditemuinya di neraka dan Nabi menjawab : "....Wahai putriku, (1) Perempuan yang digantung menggunakan rambutnya sendiri adalah disebabkan ia tidak menutup rambutnya dari pandangan laki-laki lain, (2) Perempuan yang digantung menggunakan lidahnya disebabkan ia suka manyakiti hati suaminya, (3) Perempuan yang digantung menggunakan kedua susunya disebabkan ia mengotori tempat tidur suaminya (dia bersetubuh dengan laki-laki lain), (4) Perempuan yang dipasung kedua kakinya pada kedua susu dan kedua tangannya dirantai keubun-ubunnya, sementara Allah memerintahkan ular dan kalajengking untuk menyiksanya, disebabkan dia tidak mandi jinabat, tidak mandi setelah haid, dan meremehkan sholat, (5) Perempuan yang berkepala babi dan keledai sesungguhnya perempuan itu suka mengadu-adu lagi pendusta, (6) adapun perempuan yang berbentuk anjing dan membakar dirinya masuk melalui mulut dan keluar melalui duburnya, sesungguhnya disebabkan dia perempuan yang suka mengungkit-ungkit (pemberian dari suaminya) lagi berhati dengki. Wahai putriku, celaka sekali istri yang bermaksiat (durhaka) kepada suaminya". (Al hadits)


Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)
Catatan ini kami tujukan untuk kami pada khususnya
dan untuk semua pembaca pada umumnya...
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan... Amin
Wassalam...

Semoga Bermanfaat...
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut Anda note ini bermanfaat...

Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar